SEKOLAH
LITERASI
NASIONAL

Tentang Program Literasi Digital

Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.

Tim Literasi Sekolah

Nurul Faizah

Penanggung Jawab

Siti Nur

Ketua Tim Literasi

Sahita

Sekretaris

Lailatul

Koordinator Kegiatan Literasi

Vaziana Qatrunnada Salmawati, S.Pd., Gr.

Koordinator Promosi dan Publikasi (Website)

Koordinator Promosi dan Publikasi (Website)

Nuri Astuti, S.Pd., Gr.

Miratus Solichah

Koordinator Koleksi Buku

Sufita, S.Pd.

Koordinator Club Literasi

Mila Mudianawati, S.Pd.

Koordinator Club Literasi

Visi dan Misi Literasi Sekolah

Visi 
“Mewujudkan sekolah yang berbudaya literasi, menumbuhkan generasi pembelajar yang cerdas, kritis, kreatif, dan berkarakter.”

Misi

  1. Menumbuhkan minat baca dan tulis peserta didik melalui kegiatan literasi yang menyenangkan dan bermakna.
  2. Menciptakan lingkungan sekolah yang kaya teks dengan pojok baca, mading literasi, dan perpustakaan yang hidup.
  3. Mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif melalui kegiatan menulis, berdiskusi, dan berkarya.
  4. Mendorong peran aktif guru, siswa, dan orang tua dalam membangun budaya literasi bersama.
  5. Mengintegrasikan literasi dalam setiap mata pelajaran agar menjadi bagian dari proses belajar sehari-hari.
  6. Memanfaatkan teknologi digital secara bijak untuk memperluas wawasan dan sumber bacaan.
  7. Menumbuhkan karakter gemar membaca dan berwawasan luas sebagai bekal menjadi warga negara yang cerdas dan beretika.


Target Literasi Sekolah

  • Penguatan Budaya Literasi Sekolah

Tujuan: Menjadikan literasi sebagai kebiasaan harian seluruh warga sekolah.
Target:

  • Tahun ke-5: 80% siswa membaca minimal 15 menit setiap hari melalui kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS).
  • Tahun ke-10: 100% siswa dan guru aktif dalam kegiatan literasi harian
  • Terselenggara minimal 4 kegiatan literasi besar tiap tahun, seperti lomba menulis, pojok baca kreatif, atau festival literasi.
  • 100% guru menjadi teladan membaca dan menulis (memiliki jurnal literasi/gagasan tertulis setiap semester).
  • Peningkatan Sarana dan Prasarana Literasi
  • Tujuan: Menyediakan fasilitas literasi yang lengkap dan ramah anak.
  • Target:
  • Tahun ke-5: Tersedia pojok baca di setiap kelas dan area umum sekolah (kantin, taman, UKS).
  • Tahun ke-7: Perpustakaan sekolah sudah berbasis digital (e-library) dengan minimal 500 koleksi e-book anak.
  • Tahun ke-10: Jumlah koleksi buku sekolah mencapai >5.000 eksemplar dan rata-rata 10 buku per siswa.
  • 100% kelas memiliki rak literasi tematik yang diperbarui minimal setiap semester.
  • Peningkatan Kompetensi Literasi Siswa
  • Tujuan: Mengembangkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis siswa.
  • Target:
  • Tahun ke-3: 70% siswa mampu menyusun ringkasan bacaan sederhana.
  • Tahun ke-5: 60% siswa aktif mengikuti kegiatan menulis kreatif (cerpen, puisi, resensi).
  • Tahun ke-7: Sekolah menerbitkan buku antologi karya siswa dan guru setiap tahun
  • Tahun ke-10: 90% siswa memiliki portofolio karya literasi pribadi (cerita, puisi, atau artikel pendek).
  • Integrasi Literasi dalam Pembelajaran
  • Tujuan: Literasi menjadi bagian dari setiap mata pelajaran.
  • Target:
  • Tahun ke-3: 100% guru telah mengikuti pelatihan pembelajaran berbasis literasi.
  • Tahun ke-5: Seluruh guru mengintegrasikan kegiatan membaca dan menulis 10 menit di awal pelajaran.
  • Tahun ke-7: Sekolah memiliki modul tematik berbasis literasi di semua kelas.
  • Tahun ke-10: Terlaksana pembelajaran berbasis proyek literasi (Project-Based Learning) minimal dua kali per tahun
  • Kolaborasi dan Jejaring Literasi
  • Tujuan: Mengembangkan kerja sama untuk memperluas gerakan literasi
  • Target:
  • Tahun ke-3: Menjalin kemitraan dengan perpustakaan daerah dan satu komunitas literasi.
  • Tahun ke-5: Mengadakan kegiatan literasi bersama masyarakat (literasi keliling, bedah buku, bazar baca).
  • Tahun ke-8: Sekolah menjadi sekolah rujukan literasi tingkat kecamatan/kabupaten.
  • Tahun ke-10: Sekolah menjadi pusat pelatihan dan jejaring literasi bagi sekolah lain.

 

Galeri Kegiatan Literasi Sekolah

Group 13

Galeri Literasi Digital Sekolah

Tidak ada tulisan untuk ditampilkan lagi