Screenshot-2026-08-31-210204
Menulis Budaya, Menjemput Prestasi: Persiapan Lomba FTBI Cabang Aksara Jawa

 

Menulis Budaya, Menjemput Prestasi: Persiapan Lomba FTBI Cabang Aksara Jawa

Semangat dan ketekunan terus ditunjukkan oleh murid SD ISLAM TAHFIDZ QUR’AN AS SYAFI’IYAH dalam mempersiapkan diri mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) cabang Aksara Jawa.

Sebagai bagian dari persiapan lomba, murid yang akan menjadi perwakilan sekolah mendapatkan pendampingan dan latihan secara bertahap. Setiap pertemuan menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketelitian, serta semakin memahami penggunaan Aksara Jawa dengan baik dan benar.

Di balik proses latihan, terlihat semangat para murid yang terus berusaha memberikan kemampuan terbaik. Mereka belajar membaca dan menulis Aksara Jawa, berlatih mengenali aksara, pasangan, serta sandhangan, sekaligus membiasakan diri menyelesaikan berbagai latihan dengan cermat.

Tidak selalu mudah. Ada kesalahan yang harus diperbaiki, ada bagian yang perlu dipelajari berulang kali, dan ada rasa lelah yang terkadang hadir dalam proses latihan. Namun, semangat untuk belajar dan keinginan memberikan yang terbaik membuat para murid tetap tekun mengikuti setiap arahan dan latihan.

Pendampingan ini bukan hanya tentang mempersiapkan murid menghadapi perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Jawa. Melalui Aksara Jawa, murid diajak mengenal salah satu warisan budaya yang perlu terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda.

Apresiasi diberikan kepada para murid yang telah menunjukkan semangat, keberanian, dan ketekunan selama proses persiapan. Setiap latihan yang mereka jalani adalah langkah berharga menuju pengalaman dan prestasi yang lebih besar.

Semoga seluruh proses persiapan ini menjadi bekal terbaik bagi para murid untuk tampil percaya diri saat lomba FTBI. Terus berlatih, tetap tekun, dan berikan yang terbaik untuk sekolah.

Lestarikan aksaranya, cintai budayanya, dan kobarkan semangat prestasinya!

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait