F046F98D-EB26-4D05-9E47-1ED434D5B24B
Saat Lantunan Ayat Menjadi Kebiasaan Setiap Hari di SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah

Setiap hari, gema lembut lantunan ayat suci Al-Qur’an senantiasa menghiasi ruang-ruang kelas di SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah, menciptakan suasana belajar yang teduh, damai, dan penuh keberkahan. Mengawali hari bersama Kalamullah menjadi ritme indah yang membentuk kedisiplinan serta ketenangan jiwa anak-anak sejak usia dini.

Melalui bimbingan para guru yang telaten, sabar, dan penuh kasih, para siswa dibimbing secara bertahap (talaqqi) untuk membaca, memperhalus tajwid, serta melafalkan setiap huruf Al-Qur’an dengan fasih dan benar. Ketepatan bacaan ini menjadi fondasi utama yang sangat krusial sebelum mereka melangkah lebih jauh ke tahap menghafalkannya (tahfidz), sehingga hafalan yang terbentuk benar-benar kuat dan sesuai kaidah.

Lebih dari sekadar mengejar target hafalan, pembelajaran harian ini dirancang untuk membangun kedekatan emosional dan spiritual antara anak dengan Al-Qur’an. Melalui pembiasaan yang konsisten setiap hari, kami berikhtiar menanamkan benih istiqomah agar nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dihafal di dalam ingatan, tetapi juga dicintai, dipahami, dan dihidupkan dalam akhlak serta perilaku sehari-hari—menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas dan sahabat sejati mereka hingga dewasa kelak.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait