Aksara-Pagi
Program “Aksara Pagi” Tumbuhkan Budaya Literasi di SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah

Dalam upaya menumbuhkan minat baca serta membangun budaya literasi di lingkungan sekolah, SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah secara konsisten melaksanakan program literasi bertajuk “Aksara Pagi”. Program ini mengajak seluruh murid untuk membiasakan membaca selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai setiap hari.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam membentuk karakter gemar membaca sekaligus meningkatkan kemampuan literasi peserta didik. Melalui kebiasaan membaca secara rutin, murid diharapkan mampu memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap berbagai ilmu pengetahuan.

Pelaksanaan program “Aksara Pagi” tidak hanya berhenti pada kegiatan membaca. Setelah selesai membaca, setiap murid diminta untuk menuliskan ringkasan isi bacaan pada jurnal harian literasi. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan memahami isi bacaan, mengembangkan keterampilan menulis, serta membiasakan murid menyampaikan kembali informasi dengan bahasa mereka sendiri.

Selanjutnya, guru memfasilitasi diskusi bersama mengenai isi buku yang telah dibaca. Dalam sesi ini, murid diberikan kesempatan untuk bertukar pendapat, menyampaikan gagasan, serta menghargai pandangan teman-temannya. Suasana diskusi yang aktif diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus menumbuhkan keberanian dalam mengemukakan pendapat.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, murid secara bergiliran mempresentasikan hasil bacaannya di depan kelas. Melalui kegiatan presentasi ini, murid dilatih untuk berbicara dengan percaya diri, menyampaikan informasi secara runtut, serta meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi murid lain untuk memperoleh pengetahuan baru dari berbagai buku yang telah dibaca oleh teman-temannya.

Melalui program “Aksara Pagi”, SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang kaya akan budaya literasi. Dengan membiasakan membaca, menulis, berdiskusi, dan mempresentasikan hasil bacaan, sekolah berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, berwawasan luas, komunikatif, serta memiliki karakter pembelajar sepanjang hayat.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait