MPLS-RAMAH-TAHUN-2026-1
MPLS RAMAH TAHUN AJARAN 2026/2027

SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027 dengan mengusung tema JELITA (Jelajah Lingkungan Tercinta) pada tanggal 13 Juli sampai 17 Juli 2026.

Tema JELITA mengajak seluruh peserta didik untuk menjelajahi lingkungan sekolah sebagai rumah kedua yang nyaman, aman, islami, dan menyenangkan. Melalui berbagai kegiatan yang edukatif dan interaktif, peserta didik diajak mengenal lingkungan sekolah, guru, tenaga kependidikan, teman-teman baru, serta budaya positif yang menjadi ciri khas SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun karakter, kemandirian, dan semangat belajar peserta didik.

Pembukaan Penuh Makna

Rangkaian kegiatan MPLS dibuka secara khidmat melalui pelepasan tujuh ekor burung merpati putih sebagai simbol harapan, kedamaian, kebebasan meraih cita-cita, serta awal perjalanan peserta didik dalam menuntut ilmu.

Angka tujuh memiliki makna yang istimewa. Dalam filosofi Jawa, angka pitu dimaknai sebagai pitulungan, yang berarti pertolongan, perlindungan, dan keberkahan. Melalui simbol ini, seluruh warga sekolah memanjatkan doa agar setiap peserta didik senantiasa mendapatkan pertolongan Allah SWT dalam menempuh perjalanan belajar, tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Pelepasan tujuh burung merpati juga menjadi simbol kebersamaan seluruh keluarga besar SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah, khususnya enam guru yang akan mendampingi tiga rombongan belajar (rombel) Kelas I dalam membimbing peserta didik menjalani tahun pertama mereka di sekolah dasar. Dengan pendampingan yang penuh kasih sayang dan keteladanan, diharapkan setiap anak dapat beradaptasi dengan baik, tumbuh percaya diri, mengembangkan nilai-nilai islami serta siap meraih prestasi.

Rangkaian Kegiatan MPLS

Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang secara menyenangkan, edukatif, dan bermakna, di antaranya:

  • Upacara pembukaan dan pelepasan simbolis tujuh burung merpati.
  • Kegiatan mengenal berbagai fasilitas dan lingkungan sekolah agar peserta didik merasa nyaman dan percaya diri berada di sekolah.
  • Pemeriksaan kesehatan peserta didik sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan mengikuti proses pembelajaran.
  • Ice breaking, permainan edukatif, dan aktivitas kebersamaan yang bertujuan membangun semangat, keberanian, serta kekompakan antarpeserta didik.
  • Pengenalan Kepala Sekolah, guru, tenaga kependidikan, wali kelas, serta enam guru pendamping tiga rombongan belajar Kelas I.
  • Kegiatan perkenalan diri dan membangun persahabatan bersama teman-teman baru dalam suasana yang hangat dan menyenangkan.
  • Edukasi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengenai pentingnya hidup sehat, menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba, serta membentuk karakter pelajar yang bertanggung jawab sejak usia dini.
  • Tes Fleksibilitas untuk mengukur tingkat kelenturan otot dan sendi murid baru. Hasil tes ini menjadi acuan dasar bagi sekolah dan orang tua untuk merancang aktivitas fisik yang sesuai, memantau tumbuh kembang, dan memberikan edukasi kesehatan.
  • Tes denyut nadi bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan fisik siswa. Pemeriksaan ini mengukur detak jantung sebelum dan sesudah aktivitas, memastikan kesiapan fisik siswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan, serta mencegah risiko kelelahan ekstrem.
  • Pengenalan budaya sekolah, tata tertib, pembiasaan ibadah, adab kepada guru dan teman, serta nilai-nilai Islami yang menjadi karakter SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah.
  • JELITA (Jelajah Lingkungan Tercinta) dengan gerakan sekolah hijau “One Child, One Plant Movement, Plant Today, Grow Together for Tomorrow” dengan harapan agar para murid mampu menumbuhkan cinta dan peduli lingkungan serta menjaga ciptaan Allah SWT melalui penanaman tumbuh-tumbuhan.
  • Pengenalan berbagai ekstrakulikuler yang menjadi sarana untuk mengembangkan bakat, potensi, dan minatnya murid.
  • Berbagai kegiatan kolaboratif yang menumbuhkan rasa percaya diri, kepedulian, kemandirian, dan semangat belajar.

Harapan

Melalui tema JELITA (Jelajah Lingkungan Tercinta), SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah berharap seluruh peserta didik dapat mengenal dan mencintai lingkungan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan untuk belajar dan bertumbuh.

Semoga seluruh rangkaian MPLS Ramah ini menjadi awal yang baik bagi peserta didik dalam membangun semangat belajar, mempererat persahabatan, menghormati guru, serta menumbuhkan karakter Islami yang berlandaskan iman, ilmu, dan akhlakul karimah. Dengan filosofi Jawa “Pitu = Pitulungan,” setiap langkah peserta didik diharapkan senantiasa memperoleh pertolongan, perlindungan, dan keberkahan dari Allah SWT sehingga tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan berprestasi.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait