1001001717-1
Menghidupkan Semangat Literasi Qurani melalui Khotmil Qur’an

Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, para ustadz dan ustadzah SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah melaksanakan kegiatan Khotmil Qur’an pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan rutin bulanan ini bukan sekadar agenda kebersamaan, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk mempererat tali silaturahmi, memohon keberkahan kepada Allah Swt., serta menguatkan semangat literasi Qurani di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, para pendidik berharap setiap langkah dalam satu tahun ajaran ke depan senantiasa diberi kemudahan, kelancaran, dan keberkahan.

 

Tahun ajaran baru menjadi waktu yang tepat untuk menyusun program sekaligus memperbarui niat dalam mendidik dan menuntut ilmu. Salah satu bentuk ikhtiar tersebut diwujudkan melalui Khotmil Qur’an. Sebagai kitab suci umat Islam, Al-Qur’an mengajarkan pentingnya membaca. Hal ini tampak pada wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., yaitu Surah Al-‘Alaq ayat 1–5, yang diawali dengan perintah Iqra’ atau “bacalah”. Perintah tersebut mengingatkan kita bahwa membaca merupakan pintu untuk memperoleh ilmu, menambah wawasan, dan membentuk karakter yang baik.

 

Nilai inilah yang menjadi dasar semangat literasi di sekolah. Literasi tidak hanya berarti membaca buku, tetapi juga membiasakan diri untuk memahami, mempelajari, dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk literasi yang mengajarkan kecintaan terhadap ilmu sekaligus membimbing hati dan akhlak. Dengan demikian, budaya literasi tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membentuk pribadi yang beriman dan berakhlak mulia.

 

Khotmil Qur’an juga menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah bahwa kebiasaan membaca harus dimulai dari para pendidik. Ketika ustadz dan ustadzah membiasakan diri membaca Al-Qur’an, mereka menunjukkan bahwa belajar adalah proses yang tidak pernah berhenti. Keteladanan tersebut diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk gemar membaca, semangat belajar, senang mencari ilmu, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.

 

Semoga Khotmil Qur’an perdana pada tahun ajaran ini menjadi langkah awal untuk semakin menguatkan budaya literasi Qurani di SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah. Dengan semangat membaca, belajar, dan mengamalkan ilmu, seluruh warga sekolah diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, mencintai Al-Qur’an, serta terus belajar sepanjang hayat.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait