7C8DB620-42D3-45A0-BF27-B7E0D71EFDE5
Membangun Generasi Qur’ani yang Cakap Digital melalui Ekstrakurikuler TIK

Di era digital yang terus berkembang, kemampuan memanfaatkan teknologi informasi menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh peserta didik sejak usia dini. Menyadari pentingnya hal tersebut, SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah menghadirkan Ekstrakurikuler Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai salah satu program pengembangan minat dan bakat siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap yang bijak dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama.
Ekstrakurikuler TIK dilaksanakan setiap hari Jumat pukul 13.00–14.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik yang memiliki minat untuk mengenal dunia komputer lebih dalam. Proses pembelajaran dirancang secara bertahap, dimulai dari pengenalan perangkat komputer, pengoperasian sistem dasar, hingga praktik menggunakan berbagai aplikasi yang sering dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari.
Selama mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, peserta didik mempelajari tiga aplikasi utama dari Microsoft Office, yaitu Microsoft Word, Microsoft PowerPoint, dan Microsoft Excel.
Pada materi Microsoft Word, peserta didik belajar mengenal fungsi-fungsi dasar pengolah kata, mengetik dengan teknik yang benar, mengatur jenis dan ukuran huruf, menyisipkan gambar, mengatur paragraf, membuat tabel sederhana, serta menyusun dokumen yang rapi dan menarik.
Pada materi Microsoft PowerPoint, peserta didik belajar membuat media presentasi yang kreatif melalui penggunaan tema, gambar, ikon, transisi, animasi, dan tata letak slide yang baik sehingga mampu menyampaikan informasi secara efektif serta menarik perhatian audiens.
Sementara itu, pada materi Microsoft Excel, peserta didik diperkenalkan pada pengolahan data sederhana, membuat tabel, mengatur format sel, serta menyajikan data dengan tampilan yang lebih terstruktur.
Setiap pertemuan dilaksanakan dengan metode praktik langsung sehingga peserta didik dapat mencoba sendiri setiap materi yang dipelajari. Guru pembimbing memberikan pendampingan secara intensif agar setiap peserta didik mampu memahami konsep, menyelesaikan tugas dengan baik, serta menghasilkan karya sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Selain membekali peserta didik dengan keterampilan teknis, Ekstrakurikuler TIK juga menanamkan nilai-nilai Islam dalam setiap proses pembelajaran. Peserta didik dibimbing untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai dengan adab seorang muslim. Teknologi dipandang bukan hanya sebagai sarana belajar, tetapi juga sebagai media dakwah, kreativitas, dan penyebaran nilai-nilai kebaikan.
Salah satu target pembelajaran yang ingin dicapai adalah kemampuan peserta didik dalam membuat media pembelajaran Islami yang menarik dan interaktif. Melalui pemanfaatan Microsoft PowerPoint, peserta didik akan dilatih mengetik serta menyusun huruf hijaiyah, menulis kata, kalimat, ayat-ayat pendek Al-Qur’an, menuliskan arti ayat al Qur’an dengan benar dan rapi. Selanjutnya, materi tersebut dikembangkan menjadi media presentasi yang lebih hidup melalui penambahan animasi, transisi, gambar, ikon, audio, serta desain visual yang menarik. Dengan demikian, pembelajaran huruf hijaiyah dan bahasa Arab menjadi lebih menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar mengoperasikan komputer, tetapi juga mampu menghasilkan karya digital yang mendukung pembelajaran Al-Qur’an dan bahasa Arab. Kreativitas mereka diasah untuk membuat media pembelajaran yang edukatif, menarik, dan inspiratif sehingga teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar sekaligus media menyebarkan nilai-nilai Islam.
Melalui Ekstrakurikuler Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang mampu mengikuti perkembangan zaman, memiliki keterampilan digital, berpikir kreatif, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait