IMG_20260919_193243
Literasi Bukan Sekadar Membaca

 

Literasi sering kali dipahami sebagai kegiatan membaca buku. Padahal, makna literasi jauh lebih luas daripada sekadar membaca tulisan dari halaman pertama hingga halaman terakhir.

Membaca memang menjadi salah satu bagian penting dalam literasi. Namun, setelah membaca, ada proses lain yang tidak kalah penting, yaitu memahami apa yang dibaca.

Membaca bukan hanya tentang menyelesaikan beberapa halaman atau mengetahui isi sebuah cerita. Lebih dari itu, membaca mengajarkan anak untuk memahami informasi, menemukan makna, serta menghubungkan informasi yang diperoleh dengan pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki.

Membaca membuat anak memperoleh informasi. Memahami membuat informasi itu menjadi pengetahuan.

Ketika seorang anak membaca sebuah cerita, misalnya, ia tidak hanya mengenali kata dan kalimat. Ia juga belajar memahami tokoh, mengikuti alur cerita, menemukan hubungan sebab dan akibat, menangkap pesan, serta menghubungkan cerita tersebut dengan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, membangun budaya literasi di sekolah bukan hanya tentang membuat anak gemar membaca. Lebih dari itu, literasi menjadi bagian dari proses untuk membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang mampu memahami informasi dan mengambil makna dari apa yang mereka baca.

Literasi bukan tentang seberapa banyak halaman yang telah dibaca, tetapi tentang seberapa banyak pemahaman dan makna yang tumbuh setelahnya.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait