Antusiasme 645 Pengunjung Meriahkan Ruang Literasi As-Syafi’iyah di Semarak Gemilang 2026
Masih dalam rangkaian semangat Gemilang 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah mewakili Kecamatan Mungkid turut memeriahkan kegiatan tersebut melalui pameran bertajuk “Ruang Literasi As-Syafi’iyah”. Melalui stan ini, sekolah menghadirkan berbagai karya dan program literasi yang telah dikembangkan selama satu tahun sebagai wujud nyata komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya membaca, menulis, berkarya, dan menghafal di lingkungan pendidikan.
Di stan Ruang Literasi As-Syafi’iyah, pengunjung dapat melihat beragam karya literasi yang dihasilkan melalui program literasi sekolah. Berbagai buku karya siswa dan guru dipamerkan, mulai dari jurnal literasi terbaru hingga buku antologi yang memuat karya puisi dan cerita pengalaman pribadi. Kehadiran karya-karya tersebut menjadi gambaran perjalanan literasi di sekolah sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan membaca dan menulis dapat berkembang menjadi karya nyata yang membanggakan.
Tidak hanya memamerkan karya, Tim Literasi SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah juga menghadirkan berbagai permainan literasi edukatif yang interaktif dan menyenangkan. Pengunjung dapat mencoba permainan Bola Kata, Susun Kata, Susun Kalimat, hingga Spin Literasi yang dilengkapi dengan hadiah menarik. Konsep tersebut dirancang agar literasi terasa lebih dekat, menyenangkan, dan dapat dinikmati anak-anak melalui aktivitas bermain sekaligus belajar. Melalui permainan tersebut, pengunjung diajak mengenal literasi dengan cara yang lebih ringan, kreatif, dan interaktif.
Antusiasme pengunjung terlihat sepanjang kegiatan pameran berlangsung. Stan Ruang Literasi As-Syafi’iyah ramai dikunjungi, terutama oleh anak-anak dari berbagai jenjang, mulai dari anak usia prasekolah hingga siswa SD, SMP, dan SMK sederajat. Antrean yang cukup panjang menjadi salah satu bukti tingginya ketertarikan mereka untuk mencoba permainan literasi yang disediakan. Bahkan, beberapa pengunjung terlihat kembali mendatangi stan lebih dari satu kali karena ingin mencoba permainan lainnya. Ketika ditanya mengenai pengalaman mereka, beberapa pengunjung mengaku bahwa permainan di stan As-Syafi’iyah sangat seru dan menyenangkan. Salah seorang pengunjung dengan penuh semangat mengatakan, “Stan-nya menyenangkan karena bisa bermain gim dan mendapatkan hadiah menarik.”
Selain anak-anak, stan SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah juga mendapat kunjungan dari sejumlah pejabat dan tokoh penting. Di antaranya adalah Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang, Wisnu Argo Budiono, M.M.; Susmiyati Jiwaningrum, S.P., M.Pd., selaku Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdikbud Kabupaten Magelang; serta Pengawas Korwil Disdikbud Kecamatan Mungkid, Ibu Dewi Sulistyianingsih, S.E., M.M.Pd. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk perhatian dan apresiasi terhadap berbagai program serta karya literasi yang dikembangkan oleh SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah.
Ketertarikan terhadap karya literasi yang dipamerkan juga terlihat dari sejumlah pengunjung yang membeli karya sekolah, seperti jurnal literasi, buku antologi puisi, dan buku antologi cerita pengalaman pribadi. Hal tersebut menjadi apresiasi tersendiri bagi para siswa dan guru yang telah menuangkan ide, kreativitas, serta pengalaman mereka ke dalam berbagai karya. Setiap buku yang dipamerkan tidak hanya menjadi produk literasi, tetapi juga menjadi jejak proses belajar dan kreativitas warga sekolah.
Sejak stan dibuka pada pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, tercatat sebanyak 645 pengunjung hadir di Ruang Literasi As-Syafi’iyah. Jumlah tersebut menjadi salah satu indikator positif atas antusiasme masyarakat terhadap kehadiran stan literasi sekolah. Apresiasi semakin terasa ketika Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, turut berkunjung dan memberikan sambutan yang hangat. Beliau mengapresiasi konsistensi SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah dan Tim Literasi dalam menghidupkan budaya membaca, menulis, dan menghafal di lingkungan pendidikan.
Bupati Magelang juga menerima secara langsung buku karya orisinal siswa dan guru hasil kreativitas sekolah. Kehadiran dan apresiasi tersebut menjadi momen yang membanggakan bagi seluruh warga sekolah. Karya-karya literasi yang dihasilkan siswa dan guru menunjukkan bahwa kreativitas dapat tumbuh ketika sekolah memberikan ruang bagi warga sekolah untuk membaca, menulis, berekspresi, dan menghasilkan karya. Apresiasi dari Bupati Magelang pun menjadi suntikan motivasi bagi siswa, guru, dan khususnya Tim Literasi untuk terus mengembangkan berbagai program literasi di sekolah.
Kemeriahan dan keberhasilan Ruang Literasi As-Syafi’iyah tidak terlepas dari kerja keras para siswa dan guru, dukungan para wali murid, kolaborasi erat Tim Literasi, serta pendampingan dari jajaran Disdikbud Kabupaten Magelang. Momentum Gemilang 2026 menjadi pengalaman berharga sekaligus ruang bagi SD Islam Tahfidz Qur’an As-Syafi’iyah untuk menunjukkan bahwa sekolah berbasis tahfidz juga mampu hadir dan berkontribusi dalam melahirkan karya literasi yang nyata, kreatif, dan inspiratif.
Lebih dari sekadar pameran, Ruang Literasi As-Syafi’iyah menjadi ruang perjumpaan antara karya, kreativitas, dan kegembiraan. Di sana, literasi tidak hanya ditampilkan melalui buku, tetapi juga dihidupkan melalui permainan, interaksi, dan pengalaman yang menyenangkan. Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa budaya literasi dapat tumbuh dengan cara yang hangat dan dekat dengan dunia anak: membaca dengan gembira, menulis dengan percaya diri, berkarya dengan kreativitas, dan menginspirasi lebih banyak generasi.
